Mengatur IP Pada Debian OS

Debian adalah sistem operasi berbasis Linux yang dikembangkan secara terbuka oleh komunitas global. Nama "Debian" berasal dari gabungan nama Debra dan Ian Murdock, pendirinya, yang merilis versi pertama pada tahun 1993. Debian bukan hanya sekadar sistem operasi, tetapi juga fondasi dari banyak distribusi Linux populer lainnya seperti Ubuntu, Kali Linux, dan Linux Mint.

Langkah-langkah mengatur IP nya sebagai berikut :

1. Login menggunakan username dan password yang telah dibuat

2. Masukan perintah "nano /etc/network/interface"

3. Pada "auto io" ubah menjadi port yang digunakan, saya menggunakan "enp0s8"
    Dan pada "iface io inet loopback" ubah menjadi "iface enp0s8 inet static"
    lalu dibawahnya masukan IP, Netmask, Network, dan Broadcastnya. 
4. Setelahnya kita bisa me restart network nya agar ip yang baru di atur bisa digunakan. kita 
    bisa menggunakan perintah "/etc/init.d/networking restart"
5. Langkah selanjutnya adalah mengecek apakah IP yang baru di atur sudah bisa digunakan
    Kita bisa menggunakan perintah "ip a" untuk mengeceknya
6. Setelah itu kita bisa mengetesnya dengan ping google.com






Komentar

Postingan populer dari blog ini

VTP dan VLAN

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)